BALIBET AGEN SOA888 - Rafa Benitez mengaku dirinya tidak pernah merasa tertekan dengan posisinya sebagai pelatih Napoli setelah mengawali start lamban di awal musim 2014/15.
Napoli, yang musim lalu finis di urutan ketiga Serie A Italia, gagal menembus fase grup Liga Champions musim ini setelah disingkirkan Athletic Bilbao di babak play-off. Sementara di kompetisi domestik, Partenopei sempat takluk dua kali secara beruntun di tangan Udinese dan Chievo pada bulan lalu.
Pada akhirnya, Lorenzo Insigne dan kawan-kawan bangkit dalam beberapa laga terakhir, yakni dengan menyapu bersih dua laga di Liga Europa dan perlahan merangkak ke posisi tujuh klasemen Serie A usai mengalahkan Sassuolo dan Torino.
“Saya tidak pernah merasa ada tekanan. Saya justru bingung dengan rumor-rumor yang ada setelah apa yang kami raih di musim lalu,” ujarnya.
“Ya, kami mampu memecahkan rekor poin Serie A, memenangi sepuluh laga tandang, mencetak lebih dari 100 gol, finis di urutan ketiga, dan memenangi Coppa Italia. Itu adalah hasil baik. Kami juga tahu bahwa kota ini begitu cinta akan klubnya, tetapi ada klub lain yang lebih kuat secara finansial dan kami harus bekerja keras untuk mempersempit jarak dengan mereka.”
“Saya tahu publik berekspektasi besar kepada kami, tetapi dalam sepakbola segalanya adalah tentang momen,” jelasnya
Napoli, yang musim lalu finis di urutan ketiga Serie A Italia, gagal menembus fase grup Liga Champions musim ini setelah disingkirkan Athletic Bilbao di babak play-off. Sementara di kompetisi domestik, Partenopei sempat takluk dua kali secara beruntun di tangan Udinese dan Chievo pada bulan lalu.
Pada akhirnya, Lorenzo Insigne dan kawan-kawan bangkit dalam beberapa laga terakhir, yakni dengan menyapu bersih dua laga di Liga Europa dan perlahan merangkak ke posisi tujuh klasemen Serie A usai mengalahkan Sassuolo dan Torino.
“Saya tidak pernah merasa ada tekanan. Saya justru bingung dengan rumor-rumor yang ada setelah apa yang kami raih di musim lalu,” ujarnya.
“Ya, kami mampu memecahkan rekor poin Serie A, memenangi sepuluh laga tandang, mencetak lebih dari 100 gol, finis di urutan ketiga, dan memenangi Coppa Italia. Itu adalah hasil baik. Kami juga tahu bahwa kota ini begitu cinta akan klubnya, tetapi ada klub lain yang lebih kuat secara finansial dan kami harus bekerja keras untuk mempersempit jarak dengan mereka.”
“Saya tahu publik berekspektasi besar kepada kami, tetapi dalam sepakbola segalanya adalah tentang momen,” jelasnya


0 komentar:
Posting Komentar